Ketua Banggar: Kesalahan Ada pada Kesekjenan!
Submitted by redaksi on Wed, 18/01/2012 - 23:32.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Melchias Markus Mekeng menegaskan pihaknya tidak tahu tentang spesifikasi ruangan rapat Banggar seperti kursi impor dari Jerman seharga Rp24 juta.
Mekeng mengatakan kesalahan atas mewahnya ruangan rapat Banggar DPR ada pada Sekretariat Jenderal DPR.
"Kesalahan ada di Kesekjenan. Kesekjenan itu wakil pemerintah, mereka punya standar pemerintah bagaimana meja, bagaimana kursi.
Banggar minta meja, tapi bukan minta meja yang mewah. Kita cuma tanya kapan bisa selesai, kita mau pakai (ruangan). Gak ada (minta spesifikasi) itu gak ada, saya berani jamin itu," kata Mekeng saat ditemui sebelum acara pidato Ketua Umum Golkar awal tahun 2012 di gedung MPR/DPR, Rabu, (18/1).
Sebagai Ketua Banggar DPR, Mekeng juga mengatakan tidak tahu tentang jumlah anggaran yang mencapai Rp20 miliar karena angka tersebut sudah menjadi ranah kerja Sekjen dan BURT. Banggar tidak diperbolehkan menangani hal-hal kecil seperti meja ataupun kursi.
"Kalau saya tahu (anggarannya Rp20 miliar), artinya saya punya kepentingan. Kita tidak punya kepentingan, kita tidak boleh menangani itu (spesifikasi). Kita hanya minta ruangan rapat, ruangan sekretariat, ruangan file, itu yang kita minta. Kalau soal spesifikasi itu bukan kerjaan kita, kita orang politik," tuturnya.
Mekeng pun menegaskan bahwa pernyataan Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi Setjen DPR Sumirat yang mengatakan kursi mewah dipilih oleh Banggar sendiri adalah pernyataan yang tidak benar. Mekeng meminta BK dengan benar memeriksa Kesekjenan untuk membongkar permainan yang ada dalam proyek ruang rapat Banggar.
"Lama-lama omongannya ngawur, menuding pimpinan Banggar yang minta kursi Rp 24 juta, dari Jerman pula. Sumirat harus tanggungjawab karena dia yang menentukan spesifikasinya. Kalau saya curiga Sumirat itulah pemainnya. Sekarang setelah proyek Banggar diributkan, dia seenaknya main tuding. Padahal Setjen-lah pelaksana proyeknya," ujarnya.(MI)***









